Rabu, 23 Juli 2014

NASIB DI LANGIT

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - NASIB DI LANGITPada jaman dahulu ada seorang Jendral dari negeri Tiongkok kuno yang mendapat tugas untuk memimpin pasukan melawan musuh yang jumlahnya sepuluh kali lipat lebih banyak. Mendengar kondisi musuh yang tak seimbang, seluruh prajuritnya gentar kalau-kalau akan menderita kekalahan dan mati sia-sia. Di tengah perjalanan menuju medan perang, Jendral itu singgah di sebuah kuil kecil. Ia sembahyang dan berdoa meminta petunjuk para dewa. Sedangkan prajuritnya menanti di luar kuil itu dengan harap-harap cemas. Tak lama kemudian, sang Jendral keluar dari kuil tersebut. Ia berteriak pada seluruh pasukannya, “Kita telah mendapat petunjuk dari langit.” Lalu ia mengeluarkan koin emas simbol kerajaan dari sakunya. Sambil mengacungkan koin itu ke udara ia berkata, “Sekarang, kita lihat apa kata nasib. Mari kita adakan toss. Bila kepala yang muncul, maka kita akan menang. Tapi bila ekor yang muncul, kita akan kalah. Hidup kita tergantung pada nasib.” Jendral lalu melempar koin emas itu ke udara. Koin emas pun berputar-putar di udara. Lalu jatuh berguling-guling di tanah. Seluruh pasukan mengamati apa yang muncul. Setelah agak lama menggelinding ke sana-kemari, koin itu terhenti. Dan yang muncul adalah KEPALA !!! Kontan seluruh pasukan berteriak kesenangan. “Horeeee..!!! Kita akan menang. Nasib berpihak pada kita, Ayo serbu dan hancurkan musuh. Kemenangan telah pasti.” Dengan penuh semangat Jendral dan pasukan itu bergerak ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 03 Februari 2011

Selamat Datang di Situs : bengkel-hati-farday.blogspot.com


Assalamu'alaikum Wr. Wb.



Informasi yang dituangkan dalam website ini adalah sebagai suatu media untuk membe-
rikan  bimbingan  dan  pengajaran kepada manusia bagaimana untuk menjadi orang yang baik,
yg selalu berperilaku baik, selalu berakhlak mulia dalam segala aspek kehidupannya. Bimbingan 
dan pengarahan ini disarikan dari beberapa kegiatan ceramah Ustadz Mas Dhanu

Akhlak mulia merupakan penjabaran secara aktual dari ajaran-ajaran pokok Islam yg sudah  se-
mestinya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Penerapan akhlak mulia ini  akan menghin-
darkan umat manusia dari berbagai gangguan kehidupan, maka kehidupan yang baik akan kita
dapatkan, kehidupan yang damai  akan dapat kita raih  dan kesejahteraan umat manusia akan
dapat tercapai.
Segala sakit, musibah dan kejadian yg tidak mengenakkan hati manusia adalah pe-
ringatan dari  Allah  sebagai hasil dari  dosa dan kesalahan manusia itu sendiri. Na-
mun Allah memaafkan sebagian dosa dan kesalahan manusia (disarikan dari QS Asy
Syuraa : 30).
Bagaimana kita bisa peroleh hidup yang sehat untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia mau-
pun di akhirat?

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan Ustadz Mas Dhanu (tokoh sentral akhlakmulia Cen-
ter) selama lebih dari 15 tahun dapat disimpulkan bahwa, pada umumnya penyakit pada manu-
sia akan muncul disebabkan oleh perilaku yang kurang baik dari manusia itu sendiri, yg dilakukan 
hari demi hari, bahkan bertahun-tahun.

Usaha penyembuhan seseorang yang berasal dari ‘penyakit hati’ dapat disembuhkan melalui pe-
ngembalian perilaku-perilaku yang secara normatif di luar jalur (agama) ke jalur yang benar,yaitu 
sesuai dengan standar yang baik (sesuai Al Qur’an dan Sunnah Rasul).
Sebagai contoh, orang yg berperilaku sehari-harinya sering  su’udzon, berpikiran negatif  terha-
dap apa yang dilihatnya dan hal tersebut telah dilakukan selama bertahun-tahun ; yang dalam
agama perilaku ini tidak diperbolehkan, maka Allah akan memberikan peringatan kepada orang
tersebut berupa sakit kepala (terutama pusing di kepala bagian samping kiri).
Sakit ini akan dapat tersembuhkan jika orang tersebut minta ampun kepada Allah karena perila-
kunya yang tidak terpuji dan berusaha merubah kebiasaan su’udzon menjadi khusnudzon.
Dari uraian di atas, dapat dirangkumkan bahwa, kalau manusia benar-benar ingin sehat serta ter-
hindar dari berbagai macam penyakit, maka hal yang dilakukan adalah selain mematuhi perintah-
perintah Allah ( seperti shalat, puasa, zakat, berhaji bagi yang mampu, baik di lingkungan sosial,
menghargai orang lain ) maka manusia harus berakhlak baik.
Implikasi lanjut yang dapat terjadi adalah, jika kita semua (atau sebagian besar dari masyarakat) 
berakhlak baik, maka akan muncul ketenangan di dalam masyarakat itu, semua akan berlaku san-
tun, muncul sikap saling menghargai  antar sesama dan kerukunan dapat tercipta.  Selanjutnya
kedamaian dimasyarakat itu akan terwujud dan akan tercipta kedamaian di negara & bangsa ini.
Insya Allah, Amiin.